Photo by Akwice from Pexels

Apakah kita dapat benar-benar mengubah jati diri kita?

Ditulis oleh:

Dr Love

Dr Love

Dr Love is an expert on sexual health and well-being, and believes everyone can have a healthy and fulfilling sex-positive life. Have questions? Send them to askdrlove@asia.gay.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin

iklan

Sebagai seorang dokter medis untuk kesehatan pria gay dan sebagai seorang gay yang peduli dengan konflik batin yang dialami seseorang, banyak yang sering bertanya pada saya apakah seseorang dapat benar-benar berubah. Ini adalah pertanyaan yang juga sering saya tanyakan pada diri saya sendiri.

Jawaban saya adalah ya, dan tidak.

Setiap orang memiliki kepribadian yang unik. Menurut definisi, kepribadian itu sendiri terdiri dari sifat bawaan dan kebiasaan yang dilakukan. Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin sudah tertanam sangat dalam sampai-sampai perilaku kita bisa diprediksi dalam berbagai situasi.

Inilah yang membentuk “gaya” kepribadian yang khas. Secara umum, setelah ditetapkan (umumnya pada sekitar usia 6 atau 7 tahun), pola kepribadian inti kita umumnya tidak akan banyak berubah.

Sebagian besar ahli kesehatan mental setuju bahwa sifat dan kecenderungan yang tertanam dalam diri kita tertanam pada saat kita remaja. Yah, mungkin bisa saja ada beberapa modifikasi kecil setelah itu, tetapi cara dasar kita untuk berinteraksi dengan orang lain cukup banyak sudah permanen pada saat kita berusia 17 atau 18 tahun.

Mengubah caramu berpikir atau berperilaku dimulai dengan pikiran, atau sikap. Untuk mengubah kepribadianmu, kamu hanya perlu mengubah sikapmu.

Bagaimana maksudnya? Ubah bagaimana perasaanmu, bagaimana kamu mengingat, bagaimana kamu menganalisis, bagaimana kamu menilai atau tidak menilai sesuatu. Ubah caramu berpikir dan kamu akan memiliki perilaku yang berbeda. Orang memiliki perilaku yang berbeda begitu mereka berubah pikiran mereka.

Jalan pintas dengan menggunakan obat

Berikut adalah contoh dari pengalaman pribadi saya. Saya pernah mengambil jeda setelah tiga tahun melakukan pra-klinis di sekolah kedokteran dan pindah ke Bangkok. Saya ingin mendapatkan uang dengan mudah dengan menjadi tutor Bahasa Inggris dan Biologi di sekolah menengah, karena tutor dapat menghasilkan lebih banyak uang daripada dokter yang baru lulus di negara ini.

Namun, pada waktu itu, saya juga diperkenalkan dengan lingkaran pengguna narkoba. Awalnya, saya tidak ingin mencoba, tetapi kemudian saya berubah pikiran dan pada saat itulah jalan saya berubah. Awalnya hanya sekali sebulan, lalu kemudian, seminggu sekali untuk beberapa waktu. Kemudian, saya memakai narkoba hampir setiap akhir pekan. Begitu saja yang diperlukan untuk menjadi pecandu narkoba di kota seperti Bangkok.

Beruntung bagi saya, saya meluangkan waktu untuk berpikir lagi dan lagi, dan saya mengajukan pertanyaan yang sulit kepada diri saya sendiri, seperti “Saya ini ingin menjadi orang yang seperti apa?”, “Apa yang membuat hidup saya lebih bermakna?”, dan “Apakah ini yang terbaik yang saya inginkan untuk diri saya sendiri dan untuk orang lain? “

Berubah menjadi lebih baik

Pikiran yang menginginkan untuk melakukan sesuatu yang baik untuk dunia ini adalah pemenangnya.

Saya memutuskan untuk kembali kuliah dan berhenti menggunakan narkoba. Saya lulus dari sekolah kedokteran dan menjadi seseorang yang melakukan sesuatu untuk banyak orang, karena ketika saya melakukan itu, saya melakukan yang terbaik untuk diri saya sendiri dan hal itu juga bermanfaat bagi banyak orang.

Inilah yang saya pelajari dari pengalaman saya. Jika kamu ingin berubah, kamu harus benar-benar mengusahakannya. Dibutuhkan banyak perjuangan dan mengingatkan diri sendiri untuk tetap fokus. Dan pada akhirnya ketika kamu berhasil, tidak ada yang bisa merampas usaha yang telah kamu lakukan.

Tetapi bahkan untuk dapat berubah, kamu harus terlebih dahulu percaya kalau kamu bisa berubah dan kamu harus memiliki keinginan untuk berubah. Ketika kamu menyadari bahwa kamu menginginkan adanya perubahan, kamu harus mengetahui setidaknya sedikit tentang “perubahan” ini, dan apa yang diperlukan untuk berubah. Kamu juga selalu dapat berbicara dengan keluarga dan temanmu untuk mendapatkan bimbingan atau bantuan saat kamu membutuhkannya.

Jika kamu tidak memiliki siapa pun untuk diajak bicara atau menulis, mengapa tidak menulis kepada saya saja? Dengan senang hati saya akan mengobrol dengan kamu tentang bagaimana saya dapat mendukungmu dalam perjalanan pribadimu. Email saya adalah askdrlove@asia.gay.

Penulis yang sama

dapatkan update terbaru

Berlangganan newsletter kami

Berlangganan newsletter kami